#11 Kematian MInggu 11

Kamisan S2 #11 - Kematian: Aku dan Saya

15.44Unknown

“Katanya mau mati aja?” tanyanya padaku. Aku diam saja. “Katanya udah nggak kuat? Udah nggak sanggup lagi tinggal di dunia,” ujarnya dengan nada sarkatis yang sangat aku hafal. Lagi-lagi aku diam saja. “Katanya udah nggak rela napas, udah nggak mau lagi lihat hari esok,” lanjutnya dengan volume suara makin tinggi. Aku tetap diam saja. “Kenapa masih ada di sini?”

Kupandangi matanya yang menatapku tajam. Tatapan yang membuatku merasa ditelanjangi. Ditembus sampai dasar tergelap jiwa. Seolah tak ada celah lagi di kegelapan dimana aku bisa sembunyi dari tatapannya. Dan aku masih diam.

“Kenapa? Enggak jadi mau mati?” tanyanya. “Berubah pikiran? Ngerasa enggak siap mati karena dosa kebanyakan? Takut sama neraka? Enggak berani ngadepin konfrontasi Tuhan?” cerocosnya tanpa berhenti. Aku terus diam.

“Dasar pengecut! Udah, buruan telan! Cepat telan! Jangan sia-siain lagi kesempatannya. Kapan lagi kamu dapat alasan tepat buat mati? Kapan lagi ada waktu yang pas buat mati? Buruan telan!” Dijejalkannya segelas air putih yang sudah dicampurkan dengan racun itu ke dalam mulutku. Satu tangan menutup hidung agar aku tak bisa napas dan terpaksa menelan habis airnya.

“Kamu emang pengecut ya Na! Apapun keputusan yang kamu buat selama ini, tetep aja harus saya juga yang ngejalanin!” ucapnya setelah air dalam gelas itu berpindah ke dalam perutku. Aku menunduk.

“Sekarang udah nggak ada lagi alasan buat kamu berubah pikiran.” Mata kami kembali tabrakan ketika kuangkat kepala. Bibirnya menarik senyum melihatku seperti ini.

Mulut ini kelu ketika aku ingin membalas ucapannya. Rahangku terasa kaku. Rasa pusing dan mual mulai ganggu kesadaran. Dan ketika tubuhku tumbang ke belakang, kulihat tubuhnya juga tumbang ke belakang.

Lalu segalanya mulai hitam.

Dan … hilang.

________________
muf·radAr a tunggal (lawan jamak)
#kbbi
(^karena memang, melawan diri sendiri lebih sulit daripada melawan orang lain.)

You Might Also Like

0 comments

Entri Populer

Formulir Kontak