Nad, lagi apa?
Aku membaca pesan yang aku kirimkan 5 jam
yang lalu di whatsapp. Masih belum di balas juga, pikirku. Fitur baru
di whatsapp yang mengizinkan penggunanya untuk menyembunyikan last seen
ini benar-benar mengganggu. Aku jadi tidak tahu apakah dia membaca
pesanku atau tidak.
Aku bukan orang yang suka menunggu
terlalu lama. Jadi begitu jam istirahat siang, aku menahan angka 7 yang
merupakan speed dial untuk no telpon Nadia. Tak berapa lama nada sambung
terputus, dan suara yang sudah amat sangat aku kenal.
“Halo..”
“Nad? Kok aku whats….”
Belum sempat aku menyelesaikan kalimatku, suara di seberang sudah menyela.
“Ini siapa ya?”
“Nad?” Aku terkejut. Nadia, tempat di mana aku bisa bebas bercerita tentang semuanya tidak mengenali suaraku?
“Iya, ini Nadia. Ini siapa ya?”
Setelah sejenak tidak bisa berkata apa-apa, aku menyadari sesuatu.
Sebuah kenyataan yang memaksaku untuk menutup telpon.
0 comments