Perkenalkan.
Aku adalah pembunuh yang paling mematikan. Aku dapat membunuhmu tanpa
rasa sakit. Kau mau? Jika kau menginginkan sebuah kematian, hubungi saja
aku. Tak akan sulit mendapatkanku untuk memenuhi tujuanmu perihal
kematian.
Apakah kalian kenal dengan Napoleon Bonaparte, Munir SH,
dan Huo Yuanjia? Yaa, kalian pasti tahu orang-orang hebat itu, bukan?
Dan asal kalian tahu, akulah yang menyebabkan kematian mereka.
Bagaimana, masih kau pertanyakan keaglianku perihal kematian?
Pada mulanya kelahiranku dilakukan oleh Albertus Magnus
pada tahun 1250, kemudian setelahnya ia dibantu oleh Johan Schroeder
untuk membesarkan namaku di tahun 1649. Aku lahir dengan berat 1,97 dan
5,73 gram.
Namaku dipinjam dari bahasa Persia. Dan di sanalah aku
tumbuh dan dibeaarkan sebagai pembunuh. Sulit untuk menemukan
bukti-bukti jika akulah yang ada dibalik setiap kematian sampai
ditemukannya sebuah tes yang bernama tes Marsh. Karena daya bunuhku yang
luar biasa serta sulit terdeteksi, aku mendapat julukan Racun para
raja, dam Raja dari semua racun.
Kalian tahu, aku telah menyebabkan keracunan masal di
Bangladesh dan mengakibatkan kanker merebak di sana. Aku membunuh kalian
dengan menyerang sistem pencernaan dan kemudian membuat kalian shock
hingga berujung pada kematian.
Kalian ingin tahu mengapa aku begitu beracun? Itu semua
karena aku mampu menghambat produksi ATP, sumber energi bagi sel-sel
hidup, melalui berbagai mekanisme. Di siklus Krebs aku menghambat enzim
piruvat dehidrogenase, sehingga sintesis ATP menjadi berkurang dan malah
meningkatkan produksi hidrogen peroksida. Hidrogen peroksida ini
merupakan oksidator yang sangat reaktif terhadap sel hidup, maka justru
sel hidup itulah yang diserang. Sel yang aku serang akan mengalami
nekrosis dan kematian dengan segera.
Aku berada di mana-mana. Aku berada di sekitar kalian.
Jangan remehkan aku. Aku bukan hanya penyebab kematian, namun aku juga
pernah menyembuhkan penyakit seperti sifilis, meski itu dulu. Aku juga
digunakan dalam bidang pertanian. Membantu para petani untuk membasmi
hama. Meski kini aku lebih sering dikaitkan dengan katian.
Wujud asliku berwarna kuning metalik, namun aku biasa
digunakan dalam wujud serbuk berwarna putih. Aku tinggal di blok V nomor
33. Kalian bisa menghubungiku dialamat itu. Aku biasa diberi inisial
As. As untuk Arsenik. Ya, itulah aku. Arsenik si pembunuh.
0 comments