#04 Halusinasi Minggu 4

Kamisan S2 #04 - Halusinasi: Surat untuk Mantan Pacarnya Mantan Pacarku

09.50Unknown

Kepada D

Dengan segala hormat,

Bahwa kita dipertemukan masa depan di ‘tempat’ yang sama bukanlah apa yang aku atau kauinginkan. Namun, bisa kaulihat aku tak dengan terang-terangan menghindar sepertimu. Tetapi, kalau itu lebih bisa membuatmu nyaman, aku tak keberatan.

Lebih dari itu, rasanya akan lebih baik jika menganggap persilangan kita di masa lalu adalah sesuatu yang tidak nyata. Delusi dari halusinasi-halusinasi tentang ketakutanmu ketika dia pergi. Ketakutanmu sendiri, bukan kesalahanku.

Hingga aku juga bisa menganggap kejatuhanku pada mantan pacarmu yang juga–pada akhirnya–menjadi mantan pacarku yang berkali bisa kuaggap sekadar halusinasi. Bahwa kebahagiaan yang ia berikan tidaklah nyata pun dengan angin kesedihan yang ia bawa.

Karna sekali ini saja, aku ingin tahu rasanya menafikan seseorang.

Biarkan aku juga menganggap, tak pernah ada lagu yang ia ciptakan dengan menyebut-nyebut namaku, menggantikan namamu : D

Biarkan ia tetap dalam perjalanannya di Solo dan tak pernah kembali. Tak pernah memberiku tiga tangkai bunga matahari dan sebuah permintaan menjadi kekasih.

Biarkan aku menganggap bahwa siklus delapan kami adalah ilusi. Pertemuan-pertemuan kami hanyalah halusinasi dan tak ada satu pun saksi yang bisa membenarkan itu.

Baiklah. Kali ini kauberhak merasa takut.

Salam

Aria.

You Might Also Like

1 comments

  1. Semacam surat kaleng -_-

    Kenapa tidak nambah penjelasan siapa D atau bagaimana D bisa jadi pacar? :)

    BalasHapus

Entri Populer

Formulir Kontak