Kutukan Minggu 2

Kamisan S1 #02 - Kutukan: Dan Hal-Hal Yang Menarik Untuk Diketahui

13.53Unknown

Pada awalnya saya akan menceritakan satu hal, terkait masa lalu, sehingga saya merasa dikutuk sebab hal ini seolah membuat saya dikejar-kejar masa lalunya masa laluku. Bingung? Maka tidak usahlah dipikirkan :D

Mencoba untuk keluar dari hal yang mainstream maka kuputuskan tak jadi membuka aib soal kutukan pribadiku. Dipostingan ini aku menyadur informasi mengenai kutukan-kutukan dari berbagai tempat.

Jadi, apa sieh kutukan itu?

Berdasarkan rujukan dari KKBI, kutukan dengan kata dasar kutuk bermakna : doa atau kata-kata yang dapat mengakibatkan kesusahan atau bencana kepada orang lain. Sementara kutukan sendiri bermakna : sumpah, makian, laknat (Tuhan)

Nah, berikut ini kutukan-kutukan yang aku rasa cukup menarik untuk disebarkan lagi. so, enjoy!

1. Kutukan Boneka Robert



Disimpan di Museum East Martello di Florida, Robert the doll yang berusia lebih dari 100 tahun ini menjadi terkenal karena sangat menyeramkan, tidak hanya bentuknya, tetapi kisah mengerikan yang dia bawa.
Pada tahun 1896, Otto memberikan boneka pada anak bungsunya yang bernama Robert Eugene Otto. Karena suka dengan boneka tersebut, sang anak memberikan nama yang sama, sedangkan nama Robert sendiri berubah menjadi Gene. Sejak saat itu, hal mengerikan terjadi. Sering ada suara tawa yang aneh, terjadi kerusakan dalam rumah tanpa sebab yang jelas, juga para tetangga sering melihat boneka Robert dengan penampakan mengerikan.

Yang lebih parah, boneka Robert seolah menguasai Gene, hingga anak itu ketakutan. Tidak mau hal mengerikan terus terjadi, keluarga Otto memilih pergi dari rumah tersebut dan meninggalkan boneka Robert. Saat Gene sudah dewasa dia kembali ke rumahnya dan menemukan boneka Robert. Sekali lagi, boneka Robert menguasai Gene hingga dia hampir gila. Akhirnya boneka Robert dibawa ke museum. Para pengunjung sering mengatakan bahwa boneka tersebut mengeluarkan hawa jahat.

2. Kutukan Lukisan The Crying Boy



Tahun 1985, warga Inggris panik dengan rangkaian kebakaran yang terjadi secara aneh dan misterius. Pada setiap rumah yang terbakar, ada satu kesamaan, mereka memajang lukisan The Crying Boy. Anehnya, hanya lukisan itu saja yang tidak terbakar.

Setelah dilakukan penyelidikan, ada kabar yang mengatakan bahwa anak laki-laki dalam lukisan tersebut seorang yatim piatu, kedua orang tuanya meninggal dalam peristiwa kebakaran. Anehnya, studio tempat lukisan itu diproduksi juga mengalami kebakaran hebat. Anak laki-laki dalam lukisan juga dikabarkan meninggal dalam sebuah lukisan.

Kabarnya arwah anak laki-laki dalam lukisan ingin balas dendam dengan air mata dalam lukisan tersebut. Meskipun lukisan tersebut sudah dibakar, masih ada ribuan lukisan serupa yang beredar di seluruh dunia.

3. Amber room



Pada hari-hari terakhir Perang Dunia II, terjadi banyak penjarahan emas dan harta karun oleh kedua belah pihak yang bersengketa. Amber Room adalah sesuatu yang ikut dijarah saat itu. Amber Room juga dijuluki sebagai Keajaiban Dunia Kedelapan dan merupakan hadiah untuk Peter Agung pada 1716, untuk merayakan perdamaian antara Rusia dan Prusia.

Pada tahun 1941, Nazi menguasai dan membongkar ruangan itu untuk diamankan. Setelah sempat ditampilkan di museum pada tahun 1943, Amber room kemudian menghilang. Sejak itu, orang yang terkait dengan ruang itu jatuh di bawah kutukan. Kurator museum, Alfred Rhode dan istrinya, meninggal karena tifus dan tubuh mereka lenyap, bersama dengan dokter yang menandatangani sertifikat kematian mereka.

Jenderal Rusia Gusev, yang dikaitkan dengan Amber Room, juga meninggal dalam kecelakaan mobil misterius. Anehnya, Georg Stein, salah satu para pemburu Amber room, ditemukan tewas di hutan Bavaria, dalam kondisi telanjang dengan perut yang diiris hingga terbuka oleh pisau bedah.

4. Berlian Koh-i-Noor



Koh-i-Noor adalah salah satu jenis perhiasan tertua dan paling terkenal di dunia pada tahun 1306. Dalam sebuah teks Hindu disebutkan bahwa orang yang mempunyai berlian ini akan memiliki dunia, tetapi juga akan menemui kemalangannya sendiri.

Hanya Tuhan, atau wanita, yang bisa memakainya, karena banyak penguasa laki-laki yang memiliki itu akhirnya tewas, termasuk Nadir Shah, yang dibunuh pada tahun 1747.

Ketika Ratu Victoria dihadiahi berlian itu pada bulan Juli 1850, ia kabarnya sangat terkesan dan kemudian mengubah bentuk serta memotongnya menjadi lebih kecil. Namun, untuk menghormati kutukan itu, tidak ada ahli waris laki-laki yang diizinkan untuk memakainya. Berlian itu masih dipajang di Menara London hingga saat ini.

5. Kutukan Tutankhamun (Firaun)



Jika menyebut nama Firaun, yang terbayang adalah raja yang sudah diawetkan dalam bentuk mumi. Mumi sendiri sering dikaitkan dengan kutukan-kutukan tertentu sebagai pelindung agar tidak ada tangan usil yang mengganggu ketenangan sang mumi. Kutukan mumi yang paling misterius terjadi pada pembukaan makam Firaun. Penyumbang dana pembongkaran makan, Lord Carnarvon, meninggal dunia karena penyakit misterius, meninggalkan bekas luka di pipi

Yang mengerikan, ada cerita yang mengatakan bahwa saat Lord Carnarvon meninggal, seluruh Kairo menjadi gelap, anjing kesayangannya menggonggong tanpa sebab dan mati setelahnya. Saat mumi Firaun dibuka, ditemukan bekas luka di pipinya, sama seperti bekas luka di pipi Lord Carnarvon.

Orang-orang yang terlibat dalam pembongkaran makam mumi Firaun juga meninggal dengan cara tidak wajar. Bahkan beberapa mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Ada yang meninggalkan catatan kematian bahwa mereka tidak tahan dengan teror misterius yang terjadi.

Namun, banyak ilmuwan mulai menelaah kutukan fir’aun dari sudut pandang ilmiah. James Randi, pemain sulap terkenal, dalam bukunya Encyclopedia of Claims, Fraunds and Hoaxes of the Occult and Supranatural, menuliskan nama-nama semua orang Eropa yang hadir ketika makam Tutankhamun dibuka dan kapan mereka meninggal dunia. Pernah mendengar yang namanya tabel aktuaria? Tabel ini memberi nilai harapan hidup kita, didasarkan pada dimana tempat tinggal kita, apakah merokok atau tidak,dll. Randi memeriksa tabel aktuari yang relevan untuk semua orang yang dihubungkan dengan makam Raja Tutankhemen, dan siapa yang meninggal berikutnya.

Ternyata, orang-orang yang hadir dalam pembukaan makam, hidup satu tahun lebih lama dibandingkan ramalan tabel aktuaria. Howard Carter meninggal pada usia wajar, yaitu 66 tahun. Dr. Douglas Derry, yang membedah mumi, meninggal pada usia lebih dari 80 tahun. Alfred Lucas, ahli kimia yang menganalisis jaringan tubuh mumi, meninggal pada usia 79 tahun. Penelitian lain menunjukkan tidak ada pengaruh nyata pada harapan hidup orang-orang yang terlibat pada penggalian tersebut. Para korban mungkin tidak meyadari bahwa di dinding-dinding makam yang penuh dengan ornamen-ornamen indah itu ternyata tersembunyi ribuan bahkan lebih pembunuh mematikan yang telah berumur 3000 tahun lamanya!

Dinding-dinding itu diselimuti oleh jamur cokelat kecil. Bakteri mungkin timbul dari plester atau cat dan hidup dari kelembaban plester setelah makam ditutup. Maka, pembunuh sebenarnya adalah bakteri mematikan yang bernama aspergillus niger. Dalam makam yang hangat, bakteri yang menyerang sistim pernapasan ini berkembang. Ia satu-satunya makhluk yang dapat bertahan hidup selama 3000 tahun di makam itu. Saat Shryl Munson, korban terakhir yang ikut meninggal setelah berkunjung ke makam tiba dengan ketahanan tubuh yang rapuh, maka ia adalah rumah utama bagi jamur itu.

Spora itu terhisap dan menyerang sel yang lemah, menghancurkannya selagi menyebar. Sheryl Munson kekurangan oksigen, 10 hari setelah masuk rumah sakit, fungsi paru-parunya berhenti. Tim dokter berhasil menemukan jamur aspergilllus niger pada saat melakukan biopsi paru-paru Sheryl Munson dan jamur mematikan ini ditemukan lebih banyak lagi di dalam makam Tutankhamun, terutama di dinding makam. Sheryl ternyata telah melakukan suatu hal yang sangat fatal bagi hidupnya pada saat mengunjungi makam Tutankhemen. Ia menyentuh dinding makam dan mengusap-usapkan jemari tangannya ke beberapa lukisan cat, dimana di sana telah menunggu bakteri yang sangat mematikan untuk bermigrasi ke dalam tubuhnya.

Begitu juga dengan orang-orang yang terlibat dalam pembongkaran makam. Bekerja dengan mumi bisa fatal, baik bagi peneliti dan muminya. Tindakan gegabah Howard Carter yang memotong-motong tubuh mumi berakibat sangat fatal bagi mereka yang terlibat karena peneliti bisa menghisap spora dari debu mumi. Sebaliknya, peneliti bisa memberikan bakteri atau kelembaban pada permukaan mumi yang bisa mengakibatkan pembusukan.

Berbahaya, namun beberapa lagi sangat mematikan. Tidak memakai pelindung saat bekerja dengan mumi, akan sangat rentan terinfeksi oleh spora jamur. Itulah yang terjadi pada Carter dan orang-orang di sekelilingnya. Otopsi gegabah terhadap mumi Tutankhamun ternyata melepas banyak pembunuh mengerikan yang kasat mata. Parahnya, pada saat otopsi itu berlangsung, Carter dan rekan-rekannya tidak memakai pelindung apapun, mereka hanya memakai pakaian sehari-hari. Jadi mungkin terjadi persilangan kerusakan antara para peneliti dan mumi. Namun banyak orang yang beruntung seperti Carter yang tidak terinfeksi bakteri ini.

6. Manusia Es



Oetzi, atau manusia es, begitulah ia dikenal, ditemukan di Puncak Gunung antara Austria dan Italia pada tahun 1991. Selama 13 tahun selanjutnya, tujuh orang yang berhubungan dengan temuannnya, tewas. Dalam beberapa kasus, kematian mereka tampak seperti kematian biasa, namun empat kematian di antaranya cukup ganjil atau mengenaskan.

Kematian pertama terjadi tahun 1992 ketika Rainer Henn, ahli patologi forensik yang menyimpan Oetzi ke dalam sebuah kantung mayat dengan tangan telanjangnya, tewas akibat tabrakan mobil dalam perjalanan menuju sebuah konferensi dunia untuk membahas Manusia Es tersebut. Berikutnya, Kurt Fritz, pemandu gunung yang mengantarkan Henn ke Oetzi, dan yang membuka wajah Oetzi, tewas tertimbun tanah longsor. Orang nomor tiga, yang mem-film-kan penemuan Oetzi, meninggal akibat tumor otak.

Daftar korban semakin menyeramkan: Helmut Simon, yang dengan istrinya adalah orang yang pertama kali menemukan Manusia Es tersebut, menghilang selama 8 hari pada tahun 2004. Ketika tubuhnya ditemukan wajahnya menunduk di dalam tumpukan es, dimana ia telah jatuh dari karang terjal setinggi 300 kaki. Dieter Warnecke, kepala tim penyelamatan yang menemukan Helmut, tewas akibat serangan jantung satu jam setelah penguburan Helmut.

Pria nomor enam, Konrad Spindler, meninggal akibat komplikasi yang disebabkan oleh Multiple Sclerosis enam bulan setelah kutipannya disebarkan “Menurut saya, kejadian ini hanya sampah. Ini hanya buatan media saja. Anda akan mengatakan bahwa sayalah korban selanjutnya.”

Yang ketujuh dan yang terakhir (sejauh ini) adalah tahun 2005: Tom Loy, seorang ilmuwan yang menemukan darah manusia pada pakaian dan senjata Oetzi, meninggal akibat penyakit darah turunan. Kejadian ini biasanya dianggap tidak lebih dari kematian alami tetapi tidak apabila melihat kenyataan bahwa ia didiagnosa pada tahun 1992, satu tahun setelah mulai bekerja dengan Manusia Es tersebut. Bukti menunjukkan bahwa Manusia Es mengalami akhir yang kejam, ditembak dengan sebuah anak panah sebelum kepalanya tertampar keras. Jadi pada dasarnya, Oetzi adalah korban pembunuhan klasik yang tertinggal di pegunungan sehingga menjadi mumi di sebuah kuburan tak bertanda.

Berdasarkan kejadian-kejadian ini, mungkin kamu akan menjadi korban selanjutnya karena membaca artikel ini!

Selamat Malam!


Sumber :
http://uniknya.com/2012/04/5-kutukan-nyata-paling-aneh/
http://kolom-biografi.blogspot.com/2010/11/biografi-firaun-tutankhamen-penguasa.html
http://www.apakabardunia.com/2013/09/5-harta-karun-penuh-kutukan.html
http://www.vemale.com/ragam/25095-6-kutukan-paling-menyeramkan-di-dunia-6.html

You Might Also Like

0 comments

Entri Populer

Formulir Kontak