Pada awalnya saya akan menceritakan satu hal, terkait masa lalu,
sehingga saya merasa dikutuk sebab hal ini seolah membuat saya
dikejar-kejar masa lalunya masa laluku. Bingung? Maka tidak usahlah
dipikirkan :D
Mencoba untuk keluar dari hal yang mainstream maka kuputuskan tak
jadi membuka aib soal kutukan pribadiku. Dipostingan ini aku menyadur
informasi mengenai kutukan-kutukan dari berbagai tempat.
Jadi, apa sieh kutukan itu?
Berdasarkan rujukan dari KKBI, kutukan dengan kata dasar kutuk bermakna : doa atau kata-kata yang dapat mengakibatkan kesusahan atau bencana kepada orang lain. Sementara kutukan sendiri bermakna : sumpah, makian, laknat (Tuhan)
Nah, berikut ini kutukan-kutukan yang aku rasa cukup menarik untuk disebarkan lagi. so, enjoy!
Disimpan di Museum East Martello di Florida, Robert the doll yang
berusia lebih dari 100 tahun ini menjadi terkenal karena sangat
menyeramkan, tidak hanya bentuknya, tetapi kisah mengerikan yang dia
bawa.
Pada tahun 1896, Otto memberikan boneka pada anak bungsunya yang
bernama Robert Eugene Otto. Karena suka dengan boneka tersebut, sang
anak memberikan nama yang sama, sedangkan nama Robert sendiri berubah
menjadi Gene. Sejak saat itu, hal mengerikan terjadi. Sering ada suara
tawa yang aneh, terjadi kerusakan dalam rumah tanpa sebab yang jelas,
juga para tetangga sering melihat boneka Robert dengan penampakan
mengerikan.
Yang lebih parah, boneka Robert seolah menguasai Gene, hingga anak
itu ketakutan. Tidak mau hal mengerikan terus terjadi, keluarga Otto
memilih pergi dari rumah tersebut dan meninggalkan boneka Robert. Saat
Gene sudah dewasa dia kembali ke rumahnya dan menemukan boneka Robert.
Sekali lagi, boneka Robert menguasai Gene hingga dia hampir gila.
Akhirnya boneka Robert dibawa ke museum. Para pengunjung sering
mengatakan bahwa boneka tersebut mengeluarkan hawa jahat.
2. Kutukan Lukisan The Crying Boy
Tahun 1985, warga Inggris panik dengan rangkaian kebakaran yang
terjadi secara aneh dan misterius. Pada setiap rumah yang terbakar, ada
satu kesamaan, mereka memajang lukisan The Crying Boy. Anehnya, hanya
lukisan itu saja yang tidak terbakar.
Setelah dilakukan penyelidikan, ada kabar yang mengatakan bahwa anak
laki-laki dalam lukisan tersebut seorang yatim piatu, kedua orang tuanya
meninggal dalam peristiwa kebakaran. Anehnya, studio tempat lukisan itu
diproduksi juga mengalami kebakaran hebat. Anak laki-laki dalam lukisan
juga dikabarkan meninggal dalam sebuah lukisan.
Kabarnya arwah anak laki-laki dalam lukisan ingin balas dendam dengan
air mata dalam lukisan tersebut. Meskipun lukisan tersebut sudah
dibakar, masih ada ribuan lukisan serupa yang beredar di seluruh dunia.
3. Amber room
Pada hari-hari terakhir Perang Dunia II, terjadi banyak penjarahan
emas dan harta karun oleh kedua belah pihak yang bersengketa. Amber Room
adalah sesuatu yang ikut dijarah saat itu. Amber Room juga dijuluki
sebagai Keajaiban Dunia Kedelapan dan merupakan hadiah untuk Peter Agung
pada 1716, untuk merayakan perdamaian antara Rusia dan Prusia.
Pada tahun 1941, Nazi menguasai dan membongkar ruangan itu untuk
diamankan. Setelah sempat ditampilkan di museum pada tahun 1943, Amber
room kemudian menghilang. Sejak itu, orang yang terkait dengan ruang itu
jatuh di bawah kutukan. Kurator museum, Alfred Rhode dan istrinya,
meninggal karena tifus dan tubuh mereka lenyap, bersama dengan dokter
yang menandatangani sertifikat kematian mereka.
Jenderal Rusia Gusev, yang dikaitkan dengan Amber Room, juga
meninggal dalam kecelakaan mobil misterius. Anehnya, Georg Stein, salah
satu para pemburu Amber room, ditemukan tewas di hutan Bavaria, dalam
kondisi telanjang dengan perut yang diiris hingga terbuka oleh pisau
bedah.
4. Berlian Koh-i-Noor
Koh-i-Noor adalah salah satu jenis perhiasan tertua dan paling
terkenal di dunia pada tahun 1306. Dalam sebuah teks Hindu disebutkan
bahwa orang yang mempunyai berlian ini akan memiliki dunia, tetapi juga
akan menemui kemalangannya sendiri.
Hanya Tuhan, atau wanita, yang bisa memakainya, karena banyak
penguasa laki-laki yang memiliki itu akhirnya tewas, termasuk Nadir
Shah, yang dibunuh pada tahun 1747.
Ketika Ratu Victoria dihadiahi berlian itu pada bulan Juli 1850, ia
kabarnya sangat terkesan dan kemudian mengubah bentuk serta memotongnya
menjadi lebih kecil. Namun, untuk menghormati kutukan itu, tidak ada
ahli waris laki-laki yang diizinkan untuk memakainya. Berlian itu masih
dipajang di Menara London hingga saat ini.
5. Kutukan Tutankhamun (Firaun)
Jika menyebut nama Firaun, yang terbayang adalah raja yang sudah
diawetkan dalam bentuk mumi. Mumi sendiri sering dikaitkan dengan
kutukan-kutukan tertentu sebagai pelindung agar tidak ada tangan usil
yang mengganggu ketenangan sang mumi. Kutukan mumi yang paling misterius
terjadi pada pembukaan makam Firaun. Penyumbang dana pembongkaran
makan, Lord Carnarvon, meninggal dunia karena penyakit misterius,
meninggalkan bekas luka di pipi
Yang mengerikan, ada cerita yang mengatakan bahwa saat Lord Carnarvon
meninggal, seluruh Kairo menjadi gelap, anjing kesayangannya
menggonggong tanpa sebab dan mati setelahnya. Saat mumi Firaun dibuka,
ditemukan bekas luka di pipinya, sama seperti bekas luka di pipi Lord
Carnarvon.
Orang-orang yang terlibat dalam pembongkaran makam mumi Firaun juga
meninggal dengan cara tidak wajar. Bahkan beberapa mengakhiri hidup
dengan bunuh diri. Ada yang meninggalkan catatan kematian bahwa mereka
tidak tahan dengan teror misterius yang terjadi.
Namun, banyak ilmuwan mulai menelaah kutukan fir’aun dari sudut
pandang ilmiah. James Randi, pemain sulap terkenal, dalam bukunya
Encyclopedia of Claims, Fraunds and Hoaxes of the Occult and
Supranatural, menuliskan nama-nama semua orang Eropa yang hadir ketika
makam Tutankhamun dibuka dan kapan mereka meninggal dunia. Pernah
mendengar yang namanya tabel aktuaria? Tabel ini memberi nilai harapan
hidup kita, didasarkan pada dimana tempat tinggal kita, apakah merokok
atau tidak,dll. Randi memeriksa tabel aktuari yang relevan untuk semua
orang yang dihubungkan dengan makam Raja Tutankhemen, dan siapa yang
meninggal berikutnya.
Ternyata, orang-orang yang hadir dalam pembukaan makam, hidup satu
tahun lebih lama dibandingkan ramalan tabel aktuaria. Howard Carter
meninggal pada usia wajar, yaitu 66 tahun. Dr. Douglas Derry, yang
membedah mumi, meninggal pada usia lebih dari 80 tahun. Alfred Lucas,
ahli kimia yang menganalisis jaringan tubuh mumi, meninggal pada usia 79
tahun. Penelitian lain menunjukkan tidak ada pengaruh nyata pada
harapan hidup orang-orang yang terlibat pada penggalian tersebut. Para
korban mungkin tidak meyadari bahwa di dinding-dinding makam yang penuh
dengan ornamen-ornamen indah itu ternyata tersembunyi ribuan bahkan
lebih pembunuh mematikan yang telah berumur 3000 tahun lamanya!
Dinding-dinding itu diselimuti oleh jamur cokelat kecil. Bakteri
mungkin timbul dari plester atau cat dan hidup dari kelembaban plester
setelah makam ditutup. Maka, pembunuh sebenarnya adalah bakteri
mematikan yang bernama aspergillus niger. Dalam makam yang hangat,
bakteri yang menyerang sistim pernapasan ini berkembang. Ia satu-satunya
makhluk yang dapat bertahan hidup selama 3000 tahun di makam itu. Saat
Shryl Munson, korban terakhir yang ikut meninggal setelah berkunjung ke
makam tiba dengan ketahanan tubuh yang rapuh, maka ia adalah rumah utama
bagi jamur itu.
Spora itu terhisap dan menyerang sel yang lemah, menghancurkannya
selagi menyebar. Sheryl Munson kekurangan oksigen, 10 hari setelah masuk
rumah sakit, fungsi paru-parunya berhenti. Tim dokter berhasil
menemukan jamur aspergilllus niger pada saat melakukan biopsi paru-paru
Sheryl Munson dan jamur mematikan ini ditemukan lebih banyak lagi di
dalam makam Tutankhamun, terutama di dinding makam. Sheryl ternyata
telah melakukan suatu hal yang sangat fatal bagi hidupnya pada saat
mengunjungi makam Tutankhemen. Ia menyentuh dinding makam dan
mengusap-usapkan jemari tangannya ke beberapa lukisan cat, dimana di
sana telah menunggu bakteri yang sangat mematikan untuk bermigrasi ke
dalam tubuhnya.
Begitu juga dengan orang-orang yang terlibat dalam pembongkaran
makam. Bekerja dengan mumi bisa fatal, baik bagi peneliti dan muminya.
Tindakan gegabah Howard Carter yang memotong-motong tubuh mumi berakibat
sangat fatal bagi mereka yang terlibat karena peneliti bisa menghisap
spora dari debu mumi. Sebaliknya, peneliti bisa memberikan bakteri atau
kelembaban pada permukaan mumi yang bisa mengakibatkan pembusukan.
Berbahaya, namun beberapa lagi sangat mematikan. Tidak memakai
pelindung saat bekerja dengan mumi, akan sangat rentan terinfeksi oleh
spora jamur. Itulah yang terjadi pada Carter dan orang-orang di
sekelilingnya. Otopsi gegabah terhadap mumi Tutankhamun ternyata melepas
banyak pembunuh mengerikan yang kasat mata. Parahnya, pada saat otopsi
itu berlangsung, Carter dan rekan-rekannya tidak memakai pelindung
apapun, mereka hanya memakai pakaian sehari-hari. Jadi mungkin terjadi
persilangan kerusakan antara para peneliti dan mumi. Namun banyak orang
yang beruntung seperti Carter yang tidak terinfeksi bakteri ini.
6. Manusia Es
Oetzi, atau manusia es, begitulah ia dikenal, ditemukan di Puncak
Gunung antara Austria dan Italia pada tahun 1991. Selama 13 tahun
selanjutnya, tujuh orang yang berhubungan dengan temuannnya, tewas.
Dalam beberapa kasus, kematian mereka tampak seperti kematian biasa,
namun empat kematian di antaranya cukup ganjil atau mengenaskan.
Kematian pertama terjadi tahun 1992 ketika Rainer Henn, ahli patologi
forensik yang menyimpan Oetzi ke dalam sebuah kantung mayat dengan
tangan telanjangnya, tewas akibat tabrakan mobil dalam perjalanan menuju
sebuah konferensi dunia untuk membahas Manusia Es tersebut. Berikutnya,
Kurt Fritz, pemandu gunung yang mengantarkan Henn ke Oetzi, dan yang
membuka wajah Oetzi, tewas tertimbun tanah longsor. Orang nomor tiga,
yang mem-film-kan penemuan Oetzi, meninggal akibat tumor otak.
Daftar korban semakin menyeramkan: Helmut Simon, yang dengan istrinya
adalah orang yang pertama kali menemukan Manusia Es tersebut,
menghilang selama 8 hari pada tahun 2004. Ketika tubuhnya ditemukan
wajahnya menunduk di dalam tumpukan es, dimana ia telah jatuh dari
karang terjal setinggi 300 kaki. Dieter Warnecke, kepala tim
penyelamatan yang menemukan Helmut, tewas akibat serangan jantung satu
jam setelah penguburan Helmut.
Pria nomor enam, Konrad Spindler, meninggal akibat komplikasi yang
disebabkan oleh Multiple Sclerosis enam bulan setelah kutipannya
disebarkan “Menurut saya, kejadian ini hanya sampah. Ini hanya buatan
media saja. Anda akan mengatakan bahwa sayalah korban selanjutnya.”
Yang ketujuh dan yang terakhir (sejauh ini) adalah tahun 2005: Tom
Loy, seorang ilmuwan yang menemukan darah manusia pada pakaian dan
senjata Oetzi, meninggal akibat penyakit darah turunan. Kejadian ini
biasanya dianggap tidak lebih dari kematian alami tetapi tidak apabila
melihat kenyataan bahwa ia didiagnosa pada tahun 1992, satu tahun
setelah mulai bekerja dengan Manusia Es tersebut. Bukti menunjukkan
bahwa Manusia Es mengalami akhir yang kejam, ditembak dengan sebuah anak
panah sebelum kepalanya tertampar keras. Jadi pada dasarnya, Oetzi
adalah korban pembunuhan klasik yang tertinggal di pegunungan sehingga
menjadi mumi di sebuah kuburan tak bertanda.
Berdasarkan kejadian-kejadian ini, mungkin kamu akan menjadi korban selanjutnya karena membaca artikel ini!
Selamat Malam!
Sumber :
http://uniknya.com/2012/04/5-kutukan-nyata-paling-aneh/
http://kolom-biografi.blogspot.com/2010/11/biografi-firaun-tutankhamen-penguasa.html
http://www.apakabardunia.com/2013/09/5-harta-karun-penuh-kutukan.html
http://www.vemale.com/ragam/25095-6-kutukan-paling-menyeramkan-di-dunia-6.html
0 comments