Melankolia Minggu 7

Kamisan S1 #7 - Melankolia: Dari Tengah Kampung

15.07Unknown


 


Dari Tengah Kampung


aku mendengar suara tangisan dari kubur leluhur

yang sebentar lagi mungkin digusur

tanah kami gembur, bergetar oleh derit roda truk

tengah malam dan dinihari, membawa apa yang kami tanam,

apa yang keringat kami keluarkan, jauh ke pusat keramaian.

dari sisa tanah yang kami pertahankan,

di antara banjir dan desakan pemerintah,

kami menanam anak-anak pada deru-lengking perjalanan.

aku mendengar jeritan hantu-hantu yang mengutuk dirinya sendiri

membiarkan anak-cucunya memilih takdir buruk masa muda.

membenci pantai indah dan bukit yang menggoda, membawa kami

satu-satu dalam peluk-cium bagai malam pertama.

satu persatu menuju pelaminan, oleh kehendak atau lantaran perut

yang kian besar. kami meninggalkan bangku sekolah

dengan banyak tugasnya menuju rencana sia-sia;

mengurus anak, suami yang malas pulang,

nasib malang terus berulang, ombak hanya sekedar berdebur

dan ladang hanya sekedar dijelang.  kawan-kawan kami mengutuk

kebosanan dengan menciptakan kebosanan lain.

main kawin-kawinan dan meninggalkan jejak anak di tiap kampung.

di televisi kami melihat hidup seindah orgen tunggal, goyangan penyanyi,

dan pemuda pemberani menyenggol dengan mulut bau alkohol.

keringatnya yang ladang dan asin laut menggarap habis masa depan.


aku mendengar kemarahan dari dalam tubuh kami.

kemarahan yang diam-diam meluncur dari dalam diri kami,

di tengah malam, di kampung yang tidur tanpa pernah

benar-benar tidur. kami tidur dengan jendela tertutup rapat,

merahasiakan seluruhnya seperti hidup yang tak derduga.

kami yang berbaring di tengah kampung, dan kudengar

seperti sebuah suara dari dalam kubur.


aku mendengar kami berteriak di dalam diam, di dalam tidur,

dalam ketidaksadaran.


#melankolia

You Might Also Like

0 comments

Entri Populer

Formulir Kontak